Musim Kering, 2000 Hektar Sawah Gagal Semai

>> Senin, 12 Januari 2009

Lhoksukon.
Sebanyak 2000 hektar sawah di tiga gampong dalam Kecamatan Lhoksukon, hingga saat ini masih menanti air hujan. Dikarenakan jarang hujan, sawah di kawasan tersebut sering gagal panen. Bahkan, kini warga setempat gagal melakukan penyemaian.
Tiga gampong dimaksud yakni Cot Gunci, Blang Aman, dan Cot U Sibak. Warga mengaku selama ini mereka hanya bisa turun ke sawah setahun sekali, yakni saat memasuki musim hujan.

“Kebutuhan air tak bisa dikontrol dan tidak mencukupi. Selama puluhan tahun, kami di tiga kampung ini belum pernah mendapat hasil yang mencapai titik maksimal seperti kampung-kampung lain yang sawahnya mempunyai irigasi,” ujar Geuchik Blang Aman, Dahlan Syahril, Ahad (11/1).
Kata Dahlan, sekitar 330 kepala kelurga (KK) di tiga gampong tersebut mayoritasnya berprofesi sebagai petani sawah. Menurut dia, persoalan tak ada irigasi di sana disebabkan pembangunan irigasi dari Kecamatan Langkahan yang menyambung sampai ke Kecamatan Lhoksukon terhenti untuk tiga gampĂ´ng tersebut.
“Warga hanya berharap dari hasil sawah untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Jika terjadi gagal panen seperti beberapa waktu lalu, bagaimana warga bisa hidup sejahtera?” tanya Dahlan.
aceh-economic-review.com

0 komentar:

peternakan coy

peternakan coy
susu

About This Blog

Lorem Ipsum

  © Free Blogger Templates Skyblue by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP